Atasi Stunting Babinsa Koramil Jatirejo Kawal Program BIAN

MOJOKERTO, – Kodim 0815/Mojokerto mendukung penuh upaya pemerintah daerah dalam menurunkan angka stunting bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota Mojokerto melalui UPT Puskesmas masing-masing yang tersebar di wilayah Mojokerto Raya.

Peranserta dan partisipasi aktif TNI dari Kodim 0815/Mojokerto beserta Koramil jajaran dalam upaya penurunan angka stunting ini bukan tanpa alasan, karena hal ini merupakan atensi pimpinan TNI dan TNI AD termasuk melakukan monitoring dan pendataan stunting dilapangan.

Seperti hari ini, Selasa (02/08/2022), Koramil 0815/15 Jatirejo melalui Babinsa Dukuhngarjo Pelda Rochmad melakukan pendampingan kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) yang diselenggarakan UPT Puskesmas Jatirejo, di Balai Dusun Grogol, Desa Dukuhngarjo, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Babinsa Dukuhngarjo, Pelda Rochmad, mengatakan, kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Tahun 2022 yang dilaksanakan UPT Puskesmas Jatirejo bersama Bidan Desa Dukuhngarjo, Kantin Susilowati, A.Md., Keb., beserta 1 orang Nakes, dibantu Kader PKK Dusun Grogol, dengan pendampingan Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat, Bripka Amad Rifa’i.

Masih kata Babinsa, tahapan kegiatan BIAN dilokasi ini, meliputi pendaftaran dan pengisian data anak, penimbangan anak, pengukuran tinggi badan, penyuntikan imunisasi, dan pemberian susu dan makanan bergiji dilanjutkan pemberian vitamin. ”Sasaran imunisasi pada BIAN kali ini sebanyak 45 orang anak”, terangnya.

Pada kesempatan lain, Pgs. Danramil 0815/15 Jatirejo, Kapten Cba Kurniawan Junaedi, saat dimintai pendapatnya terkait BIAN, menegaskan, pihak TNI dalam hal ini Koramil Jatirejo tentunya harus berperanserta dan berpartisipasi aktif dalam upaya mendukung dan mensukseskan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di wilayah Jatirejo, sesuai yang diprogramkan pemerintah.

Lebih lanjut ditegaskannya, untuk mendukung BIAN ini, Koramil sudah menugaskan para Babinsa untuk melakukan monitoring dan pendampingan BIAN di seluruh layanan kesehatan atau lokasi lainnya yang ditentukan UPT PKM, baik di Posyandu, Puskesmas maupun Balai Desa/Dusun, dengan sasaran anak usia 9 hingga 59 bulan.

Masih lanjutnya, Pemerintah mencanangkan program BIAN dengan tujuan untuk melindungi anak Indonesia dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. ”Perlu diingat, imunisasi ini memiliki kontribusi positif dalam penurunan infeksi dari penyakit menular dan mencegah stunting pada anak, yang sering terjadi pada balita saat masa pertumbuhan”, tandasnya.

Pama yang sehari-hari menjabat Pasi Intel Kodim 0815/Mojokerto ini, meminta para Babinsa bersinergi dengan Kades dan Bidan/Perawat Desa, untuk mensosialisasikan program BIAN kepada warga desa binaan masing-masing khususnya ibu-ibu yang memiliki Balita untuk mengajak anaknya mendatangi layanan kesehatan BIAN, dengan membawa bawa foto copy KK dan buku KIA.

Sekedar informasi, BIAN adalah pemberian imunisasi tambahan Campak-Rubela serta melengkapi dosis Imunisasi Polio dan DPT-HB-Hib yang terlewat. Program ini dilakukan dalam 2 tahap yaitu tahap 1 pada Mei 2022 untuk seluruh provinsi diwilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua dan tahap 2 utuk wilayah Jawa dan Bali pada Agustus 2022. (pendim 0815)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous post Sambut HUT RI Ke- 77, Danramil Dander Bojonegoro hadiri Pencanangan Gerakan Berbagi 10 Juta Bendera Merah Putih
Next post Koramil Kemlagi Kerahkan Babinsa Lakukan Pendampingan Bulan Imunisasi Anak Nasional